Pentingnya Sepatu Gunung yang Sering Terlupakan

Pertanyaan yang sering muncul saat akan naik gunung adalah, pakai sepatu atau sendal gunung yang lebih aman?. Pertanyaan tersebut juga muncul saat pertama kali saya akan naik gunung. Pentingnya sepatu gunung memang sering terlupakan khususnya bagi pendaki newbie seperti saya.

Baca Juga: Persiapan menuju Gunung Papandayan. 

Segeralah saya mencari informasi mengenai hal ini, ternyata lebih banyak yang menyarankan saya untuk menggunakan sepatu gunung dibandingkan dengan sendal gunung.

Karena banyak sekali manfaat menggunakan sepatu saat pendakian, yang antara lain:

  • mampu melindungi kaki dari cidera
  • melindungi kaki dari gigitan binatang, duri dan akar-akar tumbuhan
  • memberikan kenyaman dengan grib yang tebal
  • melindungi dari sinar matahari
  • dan menjaga kaki kita tetap kering dan bersih

Namun umumnya bagi para beginner atau newbie, atau yang baru ingin mencoba untuk naik gunung biasanya belum memiliki sepatu gunung yang proper, begitu juga dengan saya

Kalo kondisinya seperti ini menurut saya pilihan terbaik adalah dengan menggunakan sepatu outdoor yang baik, nyaman dipakai, dan pastikan sol sepatunya dapat mencengkram permukaan dengan baik atau tidak licin.

Berawal dari pendakian perdana saya ke Gunung Papandayan, sepatu olahraga masih dapat diandalkan pada permukaan yang relatif kering dan kerikil. Namun sangat menyulitkan dalam kondisi tanah berlumpur.

Baca juga Lintang dan Papandayan

Di perjalanan kedua, saya memilih untuk menggunakan sepatu gunung, sungguh jauh menyenangkan dan nyaman menggunakan sepatu gunung dibandingkan menggunakan sepatu biasa.

Kenapa begitu? jujur, sepatu gunung lebih mencengkram tanah dan bebatuan kerikil sehingga tidak licin dan tidak khawatir bila tanah basah atau berlumpur dan ada genangan air, tidak takut terhadap ranting kecil atau batu kerikil yang akan meggores sepatu kita.

Ternyata disini saya menyadari pentingnya menggunakan sepatu yang benar dan tepat. Pada perjalanan kedua saya ke Papandayan, tidak semudah perjalanan perdana waktu itu, kondisi permukaan tanah yang berlumpur, becek, penuh tanah liat, kerikil kecil namun tajam cukup menyulitkan. Selama perjalanan menuju kawah gunung Papandayan pun air terus mengalir, begitu pula pada trek menuju Pondok Selada, jalan menuju Hutan Mati dan Tegal Alun sehingga mempersulit perjalanan kami.

Sangat tidak sarankan menggunakan sepatu Converse atau sejenisnya karena dikhawatirkan licin (sol dasarnya tidak mencengkram tanah atau pasir dengan baik)

Jadi intinya, bagi saya tidak masalah menggunakan sepatu apapun asalkan tidak licin dan tidak takut rusak tergores. Pakai sepatu gunung juga masih sangat nyaman juga kok, bila takut kaki kita belang, kamu bisa pakai kaos kaki.

Selamat mendaki dan selalu hati-hati…

Advertisements

Yuk komen di sini:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s