Ini Khasiat Ayam Arak

Pernah mendengar khasiat Ayam Arak untuk para ibu usai melahirkan?  Ya, salah satu makanan khas Tionghoa ini memiliki khasiat untuk memulihkan kembali stamina bagi para wanita yang baru saja melahirkan.

Usut punya usut, ternyata masih banyak lagi khasiat dari mengkonsumsi Ayam Arak ini lho teman-teman. Beberapa manfaatnya seperti untuk melancarkan ASI, melancarkan peredaran darah, meredakan nyeri dan pegal setelah melahirkan. Ada yang mengatakan makanan ini juga dapat meninggaktakn sel darah merah.

Berawal dari  kakak lahiran anak ke-3, saya pun memberanikan diri untuk iseng-iseng memasak makanan ini. Beruntungnya memiliki omah yang bisa memasaknya, sooo kenapa enggak sekalian belajar kan…

Akhirnya saya menelepon omah… Tanya bahan-bahan apa saja yang harus disiapkan. Dan ternyata, simple sih bawang merah, bawang putih, jahe, minyak wijen dan arak angchui aja. Yang ajaib itu ayamnya, kata omah bagusnya memasak dengan ayam kampung betina yang baru bertelur 1 kali! Atauuu ayam pejantan yang sudah dikebiri! Nah lohh…

Akhirnya sesuai dengan instruksi beliau jalan, lah saya berangkat ke daerah Chinatown-nya Bogor.

Daerah Suryakencana, dan pas saya ke bagian penjual ayam potong hidup, saya minta ayam kampung betina muda! Diluar dugaan saya ternyata ada!! Hahahaha malahan penjualnya ngajarin saya cara membedakan  antara ayam pejantan dan betina, antara yang muda dan tua.

Menurut omah, kenapa harus betina bukan pejantan itu karena tekstur daging pejantan lebih keras dan alot. Ditambah, kenapa harus satu kali bertelur karena biar tidak terlalu kecil dan lemaknya pas.. Yaa kalo saya sih yang penting mah ayam kampung lah namanya..

Bahan

Ayam kampung potong 8 sesuai selera
– Bawang merah 9-10 butir (bawang diiris)
– Bawang putih 7-8 butir (bawang diiris)
– Jahe 3-4 bonggol (iris berbentuk korek api)
– Arak masak atau angchui
– Minyak wijen

Cara masak

image

– Panaskan kurang lebih 50-80 ml minyak wijen
– Tumis jahe sampai agak layu
– Lalu masukan bawang-bawangan
– Tumis sampai jahe dan bawang berwarna kecoklatan seperti mau buat bawang goreng
– Lalu masukan ayamnya
– Diamkan sebentar
– Lalu tambahkan air dan arak (kurang lebih 100-150 ml arak)
– Diamkan sampai daging empuk,

Jika airnya dirasa kurang, kamu bisa ditambahkan, catatan omah harus ditambahkan air panas dan jangan air dingin.

Lalu kenapa jahe duluan yang dimasukan itu karena jahe relatif lebih sulit layu, jika dibarengkan dengan bawang nanti bawangnya keburu gosong.

Panaskan sebelum disantap…
Saya pribadi suka sama ayam ini, tapi tanpa arak, jadi sup ayam jahe!

Selamat mencoba teman-teman….!!!!

Advertisements

Yuk komen di sini:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s